!!! _ Welcome in My Simply Blog - And Don't Forget to Follow this Site _ !!!
Daftar Isi

kedatangan Bangsa Jepang ke Indonesia

Share on :

Latar belakang kedatangan bangsa jepang ke Indonesia
Bulan Oktober 1941, Jenderal Hideki Tojo menggantikan Konoe sebagai Perdana Menteri Jepang. Sebenarnya, sampai akhir tahun 1940, pimpinan militer Jepang tidak menghendaki melawan beberapa negara sekaligus, namun sejak pertengahan tahun 1941 mereka melihat, bahwa Amerika Serikat, Inggris dan Belanda harus dihadapi sekaligus, apabila mereka ingin menguasai sumber daya alam di Asia Tenggara. Apalagi setelah Amerika melancarkan embargo minyak bumi, yang sangat mereka butuhkan, baik untuk industri di Jepang, maupun untuk keperluan perang.

Terjadinya perang pasifik sangat berpengaruh besar terhadap gerakan kemerdekaan negara-negara di Asia Timur, termasuk Indonesia. Tujuan Jepang menyerang dan menduduki Hindia-Belanda adalah untuk menguasai sumber-sumber alam, terutama minyak bumi, guna mendukung potensi perang Jepang serta mendukung industrinya. Jawa dirancang sebagai pusat penyediaan bagi seluruh operasi militer di Asia Tenggara, dan Sumatera sebagai sumber minyak utama.

Tujuan Keadatangan Bangsa Jepang ke Indonesia

Kedatangan Jepang di Indonesia dan Negara Asia lainnya memiliki maksud dan tujuan tertentu.Maksud kedatangan Jepang ke Indonesia adalah karena landasan riil dan idiil yang dimiliki oleh bangsa Jepang. Landasan riil ini antara lain karena adanya ledakan penduduk Jepang sehingga dibutuhkan tempat baru, kurangnya bahan mentah bagi industrialisasi Jepang , dan adanya pembatasan imigrasi ke Amerika dan Australia akibat kecurigaan adanya bahaya kuning.Sedangkan landasan idiilnya adalah ajaran Shintoisme yang dianut Jepang tentang Hokkaichu ,yaitu ajaran tentang kesatuan umat manusia. Jepang sebagai negara yang maju ingin mempersatukan bangsa-bangsa di Asia di bawah Kesatuan Asia Timur Raya sehingga Jepang pada awalnya mendapat banyak simpati sebagai saudara tua di antara bangsa Asia lainnya. Untuk menyukseskan ekspansinya Jepang menggunakan banyak taktik antara lain dengan mengebom Pearl Harbor agar memutus kekuatan Amerika Serikat di Asia-Pasifik serta memudahkan untuk menguasai wilayah lainnya di Asia termasuk Indonesia. Selain itu untuk menambah kekuatan Jepang juga menggabungkan diri dengan Jerman dan Italia yang juga terlibat dalam Perang Dunia II. Persekutuan itu dikenal dengan sebutan Poros Roberto (Roma-Berlin-Tokyo). &n bsp; Jepang pun mulai mengadakan aksi gempuran-gempuran dalam menguasai wilayah dan pada akhirnya Jepang pun berhasil merebut Indonesia dari kekuasaan Belanda. Keberadaan Jepang di Indonesia tidaklah lama, namun banyak sekali kebijakan-kebijakan yang dibuat Jepang di Indonesia baik dalam bidang pemerintahan,ekonomi, sosial-politik,dan lainnya.
Dampak Kepandudukan Jepang di Indonesia
Kepandudukan bangsa Jepang di Indonesia memiliki dampak keuntungan dan kerugian. Keuntungan dan kelebihannya sebagai berikut :
·                      Keuntungan:
1.                  Kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk menjadi birokrat.
2.                  Bahasa Indonesia dijadikan sebagai bahasa pengantar dalam dunia pendidikan.
3.                  Status sosial pribumi mengalami kenaikan.
4.                  Adanya kesempatan bagi rakyat Indonesia untuk memperoleh pendidikan / bersekolah.
5.                  Dengan berdirinya PETA, para pemuda dapat memperoleh pendidikan militer dan penanaman jiwa nasionalis.
6.                  dsb.
·                     Kerugian :
1.                  Semua organisasi politik dilarang untuk beraktivitas.
2.                  Kesengsaraan rakyat karena adanya Romusha.
3.                  Kontrol media cetak dan elektronik yang kuat.
4.                  Alam Indonesia diekspoitasi secara besar-besaran.
5.                  Banyak para pejuang yang dihukum mati.
6.                  Pemerintahan Jepang yang kejam karena berbau fascis (adanya polisi militer yang kejam)
7.                  Banyak wanita Indonesia yang dijadikan Jogunianfu.
dsb.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar